Sebuah perjalanan, petualangan atau menjelajah merupakan salah satu cara untuk melepas penat setelah padatnya bekerja, sekolah, kuliah atau pun kesibukan lainnya. Dengan melakukan tersebut diharapkan mampu menghilangkan rasa penat yang sudah menumpuk lama. Tetapi bisa jadi dengan melakukan perjalanan, petualangan atau menjelajah dapat malah jadi menambah rasa penat kalian jika melakukan kesalahan dalam mempersiapkan rencana.
Bagi kalian yang ingin merencanakan berpergian untuk melakukan berkegiatan alam, petualangan dan menjelajah. Adapun yang harus diperhatikan sebelum kalian berangkat, agar saat melakukan hal tersebut, sudah terbayang akan bagaimana dilokasi dan menjalani dengan aman dan nyaman tidak blunder. Berikut hal-hal yang harus diperhatikan:
1. Team atau Teman Perjalanan
Petualangan akan menyenangkan bila memiliki team yang solid, kompak dan suka bercanda, dijamin petualangan kalian akan berkesan. Membuat team yang sejalan minimal 2 orang paling sedikit dan tidak disarankan untuk berkegiatan alam bebas sendirian, sangat riskan resikonya jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Kecuali jika sudah profesional dan memahami ilmu-ilmu survival. Lebih banyak orang, bakal lebih seru, bakal lebih hemat juga dalam pengeluaran biaya dan logistik. Selain itu dalam melakukan sesuatu akan lebih ringan dan sigap dengan membagi tugas masing-masing.
2. Perencenaan Kegiatan Alam Bebas
Setelah team sudah terbentuk atau terkumpul, selanjutnya tentukan kegiatan apa yang ingin dilakukan atas keputusan bersama agar tidak ada yang terpaksa menjalaninya, yang ada malah menjadi beban kalo terpaksa. Rundingkan kemudian rencanakan kegiatan. Persiapkan alat-alat apa yang cocok untuk kegiatan tersebut jangan sampai ada yang tertinggal, meskipun hal kecil yang spele bisa menjadi masalah, maka dari itu jika teamnya banyak orang bisa menutupi peralatan yang kurang. Mencari informasi-informasi tentang kegiatan apa yang kalian akan lakukan dengan bertanya-tanya kepada yang sudah pernah melakukan atau mencari informasi akses jalan diinternet. Menentukan transportasi apa yang akan digunakan, sesuaikan dengan biaya kalian, pilih waktu yang tepat untuk memesan tiket. Siapkan logistik sesuai berapa lama melakukan berkegiatan dan untuk berapa jumlah orang yang akan makan, jangan sampai terjadi kekurangan makanan. Jangan lupa juga membawa P3K untuk berjaga-jaga jika terjadi sesuatu yang membutuhkan penanganan menggunakan obat-obatan. Pembagian tugas kelompoknya sudah ditentukan dan siapkan rencana cadangan jika terjadi diluar dugaan. Rencanakan sematang mungkin, agar saat dilapangan tidak terjadi kesalahan yang seharusnya tidak dilakukan. Tapi biasanya yang asyik dan selalu ada cerita menarik saat rencana kita tidak sesuai apa yang kita akan rencanakan. Untuk menyesiati rencana diluar dugaan, bawa biaya yang lebih jika terjadi sesuatu maka bisa ditutupi, tapi kalo biaya sudah habis, mau tidak mau harus ngegembel untuk bertahan hidup.
3. Kondisi Musim
- Dalam kondisi musim harus diperhatikan, apakah sedang musim penghujan atau musim kemarau. Musim yang cocok untuk melakukan sebuah kegiatan alam yaitu saat musim kemarau, selain terbilang cukup aman dibanding musim hujan, musim kemarau memberikan pemandangan langit biru yang indah, tetapi bakal merasakan panas yang menyengat, siap-siap aja jadi keling. Sedangkan pada musim hujan, langit biasa dipenuhi kabut tebal, belum lagi jalur yang akan diakses akan menjadi licin, tapi serunya melakukan kegiatan alam dimusim hujan khususnya di gunung, bisa meluncur diri saat menemui turunan yang sedikit terjal, namun harus selalu hati-hati melihat kondisi sekitar apakah dekat jurang atau aman. Terus saat musim hujan sering terjadi melihat teman yang terpeleset karena jalan licin, lawak laah pokonya. Siap-siap nyuci pakaian soalnya bakal kotor tanpa toleransi.
- Kondisi musim yang berikutnya yaitu, melihat sedang musim liburan atau tidak, karena saat melakukan petualangan dimusim liburan suasana akan gaduh seperti dipasar dan tidak maksimal menikmati alamnya, namun sisi baiknya bakal mempunyai teman baru dan jika beruntung bisa ketemu jodoh. Saat berkegiatan alam dimusim liburan resikonya tarif transport akan lebih mahal sebagai contoh saat libur idul fitri, harus pinter-pinter memilih waktu.
4. Kondisi Kesiapan Tubuh
Sebelum melakukan kegiatan alam harus memperhatikan kondisi tubuh kita masing-masing, apakah sedang prima sehat bugar atau sebaliknya. Jika kondisi tubuh sedang tidak prima, sebaiknya sabar menunda dulu kegiatan hingga sehat kembali. Apabila tetap memaksakan untuk berangkat akan menyiksa diri sendiri ketika berada dilapangan harus menenteng-nenteng impusan, yang niatnya akan melepaskan penat happy-happy malah menambah penderitaan. Soalnya berkegiatan dialam bebas memerlukan energi yang lebih dari biasanya, belum lagi selalu ada menantang bahaya, jika kita tidak siap maka nyawa yang akan taruhannya, bukan becanda lagi kalau urusannya menyangkut nyawa. Selalu berprinsip safety first dalam berkegiatan alam, karena alam tidak bisa ditebak, jangan sompral dan jangan so so jagoan, apakah kita yang akan mengkondisikan alam atau sebaliknya alam yang akan mengkodisikan kita.
5. Dokumentasi
Persiapkan untuk mengabadikan setiap moment, selain untuk diupdate dimedia sosial kalian, dokumentasi penting untuk mengingat masa-masa muda dimana saat kita menemukan jati diri ketika sudah diusia lanjut, pasti bakal nyengir sendiri jika melihat foto yang waktu dulu punya cerita yang unik. Dokumentasi juga bisa dijadikan hiasan dinding dirumah, tapi dicetak dulu dan dikasih figura, lumayan buat nutupin tembok yang retak-retak dan warna tembok yang kusam. Selain itu, bisa ditunjukan ke anak cucu kelak sambil bercerita masa muda kalian, biar ada topik obrolan dengan anak atau cucu. Dari dokumentasi juga kita bisa memanfaatkan bisa menjadikan sebuah pekerjaan yang menghasilkan uang dari jepretan hasil kalian atau membuat video dimasukan ke youtube.
6. Perizinan dari Orang Tua
Yang paling penting dalam berkegiatan alam sebelum berangkat dari rumah, harus berpamitan meminta restu keselamatan kepada orang tua, karena ridha Allah ada ada pada ridha orang tua. Enaknya kalau sudah diizinkan orang tua, biasanya suka dikasih uang lebih untuk pergi, asal dikasih oleh-oleh waktu pulangnya. Sebenarnya orang tua tidak butuh oleh-oleh, cukup anaknya pulang dengan selamat dan sehat wal afiat juga sudah cukup, hanya kita sebagai anak membalas kebaikan orang tua yang telah mengijinkan anaknya pergi dengan memberi oleh-oleh. Agar orang tua kalian tidak khawatir dengan keadaan kalian, selalu memberi kabar ke orang tua kalian ketika ada sinyal, bisa pap diberi keterangan atau disms.
Cukup sekian hal-hal yang harus diperhatikan sebelum melakukan kegiatan alam dari saya, tulisan diatas merupakan dari pengalaman-pengalaman dari saya, jika ada yang kurang, dengan senang hati boleh menambahkan dari atas segala kekurangannya. Semoga tulisan saya dapat bermaanfaat bagi kalian. Terima kasih.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar