Kamis, 27 September 2018

Mampir Ke Leuwi Jurig Desa Bojong Kecamatan Bungbulang Kabupaten Garut Selatan

Bismillahirrohmanirrohim


Memang pantas tempat ini diberi nama Leuwi Jurig jika dilihat dari cerita dan malapetaka yang kerap terjadi, entah dari siapa awal mula pencetusnya, namun nama asli dari tempat ini yaitu Leuwi Rupit yang merupakan aliran Sungai Cirompang. Kata leuwi diambil dari Bahasa Sunda yang artinya lubuk atau cekungan yang ada di dasar sungai, sedangkan jurig yang berarti hantu. Lokasi Leuwi Jurig berada di Desa Bojong, Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut. Bisa dilalui dengan 2 akses, bisa melewati dari arah Garut kota menuju Cikajang, bisa melewati dari arah pangalengan menuju Cisewu.

Jika kalian melewati dari arah Garut kota, kalian mengambil arah ke Cikajang, setelah sampai dipertigaan Cikajang yang ke kiri ke Pameungpeuk, kalian harus belok ke kanan yang menuju ke Bungbulang, ikuti jalan raya terus hinggal melewati Cisandaan, Tanjakan Halimun sampai menuju Desa Bojong, Kecamatan Bungbulang, lokasinya sangat mudah dijumpai, kalian setelah melewati jembatan yang lumayan besar dan bawahnya aliran sungai yang banyak batu dan tebing-tebing, berarti kalian sudah sampai, kalian lewati jembatan tersebut, kemudian nanjak sedikit dan ada warung disebelah kiri jalan, disamping warung ada jalan yang menurun, kalian masuk kesana dan dibawah ada parkir kendaraan, bisa pakai motor bisa pakai mobil. Jika kalian mengambil jalan dari Pangalengan, kalian ikuti jalan terus sampai Cisewu, setelah di Cisewu ada pertigaan yang ke kiri mengarah Bungbulang dan ke kanan mengarah Rancabuaya, kalian mengambil ke arah kiri dan ikuti terus jalan tersebut sampai mengarah ke Bungbulang, jika kalian lewat situ lokasinya ada di sebelah kanan jalan dan sebelum jalan raya yang menurun sebelum jembatan. Untuk waktu itu kami tidak bayar tiket masuk soalnya lokasinya sedang ditutup. Paling jika bayar hanya 5.000.

Tempat ini dianggap angker oleh masyarakat sekitar, karena cukup erat hubungannya dengan dunia mistis, konon katanya di bawah jembatan Leuwi Jurig yang letaknya memang di bawah jembatan yang menghubungkan jalan raya terdapat pasar gaib atau tempat berkumpulnya mahluk-mahluk tak kasat mata. Jika mata kalian jeli dengan keadaan sekitar, kalian bisa melihat ada makam, entah makam asli atau pun makam sebagai simbolis. Dan kebetulan tidak lama pada hari itu ketika saya bersama kawan saya ke sana lokasinya sedang ditutup dan masih ada police line, tidak tahu untuk sementara atau selamanya, akibat ada kejadian beberapa hari sebelumnya yaitu seseorang yang meninggal gara-gara tenggelam saat berenang disana, tapi  kami sedikit memberanikan diri mencoba untuk menuju ke sana karena dengan rasa penasaran dari dulu dan sudah jauh-jauh dari rumah sangat lebar kalau tidak mampir.

Aliran air disini memang tenang jika dilihat dari atas sangat menggoda untuk nyebur, tapi perlu diketahui bahwa di bawah sana diantara tebing-tebingnya terdapat cekungan, didalam cekungan itu arusnya sangat kuat dan kencang menarik ke bawah, saking dalamnya ketinggian air disini sampai-sampai arusnya pun tidak terlihat dari atas, mungkin itu penyebab sering terjadinya seseorang yang tenggelam seperti sama halnya dengan Curug Cikaso yang berada di Sukabumi. Ada tempat yang lebih aman untuk berenang atau ingin merasakan segarnya air di sebelah kanan setelah mermarkirkan kendaraan, jika ingin ke spot foto yang diatas arahnya ke arah kiri dan sedikit trekking. Kalian bisa mencari-cari tempat yang aman jika sudah disana.

Bagi kalian yang ingin berenang atau sekedar merasakan airnya, utamakan keselematan dan perlu diingat, tempat yang kalian kunjungi bukan tempat mati, pasti ada kehidupan di atas ini. Selalu berhati-hati dalam berucap, agar tidak menyinggung penunggu dari setiap tempat dan selalu berhati-hati dalam bertindak, pikirkan terlebih dahulu resiko apa yang akan terjadi. Mohon maaf jika tidak melampirkan dokumentasi yang banyak sebagai patokan pintu masuk ataupun sekitaran lokasi, karena terburu-buru dengan waktu yang sudah mulai gelap, dan perjalan masih panjang untuk dilalui. Semoga bisa bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar