Siapa sangka di Sukabumi memiliki pulau yang tak kalah kerennya dibandingkan pulau-pulau tenar yang ada di Indonesia. Meskipun terdengar menyeramkan dari namanya, tetapi berbanding terbalik dengan keindahan yang disuguhkan, tidak tahu jika malam, apakah menyeramkan?
TERBENTUKNYA PULAU KUNTI
Menurut cerita Pak Saman, seseorang yang mengantar kami menuju lokasi. Sejarah Pulau Kunti itu batuan tertua di Pulau Jawa, usianya 65 juta tahun, jadi cikal bakalnya Pulau Jawa tuh Pulau Kunti. Dulu disini diformasi Jampang, didaerah Jampang disebut batuan formasi diyakini bahwa disini palung terdalam didunia, didalam palung tersebut memiliki 2 lempeng, yaitu lempeng benua dan lempeng samudra. Pada suatu saat kedua lempeng tersebut beradu atau tabrakan, akhirnya lempeng samudra kalah, karena lempeng benua cenderung menahan. Jadi setiap terjadi gempa, nabrak, patah yang berulang-ulang, lama-kelamaan jadilah Pulau Kunti, baru rentetan Pulau Jawa dan Pulan Sumatera terbentuk. Di Pulau Kunti itu batuan melange, batuan melange adalah sejenis batuan campuran yang ada di Jawa dan di Sumatera, kenapa Pulang Sumatera terpisah dengan Pulau Jawa? Karena Gunung Krakatau meletus. Itu riwayat kronologis terjadinya Pulau Kunti.
ASAL NAMA PULAU KUNTI
Asal muasal nama dari Pulau Kunti itu, dibawah Pulau Kunti ada gua-gua kecil bolong, jadi kalau dihantam gelombang mengeluarkan gema seperti suara orang tertawa atau perempuan tertawa. Kebetulan ada yang mancing tengah malam tidak sapat-dapat ikan, ada gelombang menghantam gua, terus mendangar suara perempuan tertawa, ah tidak akan salah suara kunti, terus pulang langsung gara-gara ketakutan. Begitu ceritanya diberi nama Pulau Kunti.
.
Uniknya waktu kami datang kesini terdapat burung berwarna putih (saya lupa namanya) yang datang dari Australia, kata Pak Saman asalnya banyak yang bertelur didaerah sini, tapi tidak kalah banyak yang mengambilnya juga. Jika ingin melihat banyak burungnya datang pada bulan Desember, biasanya suka datang berbondong-bondong. Penasaran? Datang coba saat bulan Desember.
Pulau Kunti terletak di Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, masih termasuk dalam sekitar Geopark Ciletuh. Dari kota Sukabumi memakan waktu sekitar 4 jam, tinggal google maps saja dan perhatikan petunjuk arah sudah jelas menunjukan arah. Untuk menyebrang ke Pulau Kunti kalian akan berangkat dari Pantai Palangpang, untuk menyewa perahu waktu kami 25.000 pulang pergi dengan lama di perahu sekitar 30 menit. Kalian di Pulau Kunti harus menyiapkan air minum dan makanan sendiri, karena disana masih asri tidak ada warung.
Tulisan Geopark Ciletuh di Pantai Palangpang
Di perahu yang berisi 12 orang, ditambah 2 orang, Pak Saman dan ABK nya
Pemandangan di tengah perjalanan perahu, melewati Pulau Mandra, batu-batu magma tertua dan burung putih yang datang dari Australia
Suasana tenang dan sepi di Pulau Kunti, cocok untuk melepas penat dari kesibukan yang monoton
Merenung dan menikmati suasana di Pulau Kunti
Panas-panas rugi dong kalau tidak nyemplung ke dalam air, berenang-berenang bebas karena ombaknya tidak terlalu besar, tapi perlu hati-hati jangan ke tengah
Bergaya bak model boyband, narsis dulu sedikit
Sedang menenggu jemputan perahu, neduh dulu sambil ngaso dibawah pohon
Di perahu yang berisi 12 orang, ditambah 2 orang, Pak Saman dan ABK nya
Pemandangan di tengah perjalanan perahu, melewati Pulau Mandra, batu-batu magma tertua dan burung putih yang datang dari Australia
Suasana tenang dan sepi di Pulau Kunti, cocok untuk melepas penat dari kesibukan yang monoton
Merenung dan menikmati suasana di Pulau Kunti
Panas-panas rugi dong kalau tidak nyemplung ke dalam air, berenang-berenang bebas karena ombaknya tidak terlalu besar, tapi perlu hati-hati jangan ke tengah
Bergaya bak model boyband, narsis dulu sedikit










Tidak ada komentar:
Posting Komentar